“Kalau Sakit Pegang Saja”

Saat itu hari senin, seperti biasa di sekolah selalu mengadakan upacara bendera untuk memupuk ketertiban, disiplin, kerapihan, kepemimpinan dan bersedia dipimpin. Pagi-pagi sekali siswa kelas 8 menanyakan “pa, sekarang upacara tidak” jawab tunggu sampai jam 7.50, kalau cerah kita upacara”. Akhirnya upacara juga, tetapi Upacara bendera ini tidak berlangsung lama karena sempat gerimis yang mengiringinya. Setelah upacara, jadwal saya kepada kelas 7A untuk melaksanakan ulangan harian bab 5, yaitu perubahan materi. soalnya terdiri dari 15 dengan rincian, 10 PG dan 5 essay. “Anak-anak tolong siapkan kertas selembar, tidak boleh dua lembar. kasihan yang kertas bukunya hampir habis, tolong berikan pada temanmu” tulis nama, tanggal dan mapelnya” Agar menjaga tindakan menyontek, silahkan siswa yang duduknya sebelah kiri dengan sebelah kanan ‘sutijah’, ternyata yang kalah duluan ulangan harian dan yang menang bagian ke dua. Dalam perjalanan waktu ulangan saya mengambil posisi duduk di bagian belakang, yang kebetulan ada kursi dan meja kosong. Sambil melirik kepada siswa yang gelagatnya mengindikasikan akan berbuat curang. saya hampiri, Tanya kenapa megang pipi terus, “kamu kenapa nak,” saya sakit gigi pa, kamu bisa melanjutkan ulangan tidak, atau mau ke ruang UKS” bisa ulangan pa. Sambil memegang pipinya siswa laki-laki yang duduk dibelakang itu terkenal karena bandelnya. Dari kejadian tadi ternyata, untuk mengurangi rasa sakit maka peganglah daerah yang sakitnya. Maka hal tersebut akan sedikit mengurangi sakit atau ciri sedang sakit pada daerah yang dipegang, kalau pipinya dipegang berarti sakit gigi, kalau perut yang dipegang sakit perut, kalau kepala yang dipegang berarti sakit kepala, kalau sakit hati apa yang dipegang?coba. Dalam ilmu fisika, memegang daerah yang sakit sama dengan pertukaran energi pada daerah sakit dengan yang sehat, hal ini seperti hukum termodinamika ke-nol tentang kesetimbangan termal yang bunyinya “bila dua benda berada dalam kesetimbangan termal dengan benda ketiga, maka ketiga benda itu berada dalam kesetimbangan termal satu sama lain” Jadi aplikasi ilmu fisika bisa menjelaskan berbagai peristiwa dalam kehidupan sehari-hari. seperti kejadian saat ulangan harian di kelas 7A. Terimakasih atas inspirasinya, mudah-mudahan cepat sembuh ya, nak. Kita berjumpa lagi pada artikel dan kejadian yang menginspirasi berikutnya.

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Negeri 1 Surian

Pada hari sabtu, 18 Januari 2014 SMPN 1 Surian memperingati dilahirkannya Nabi Muhammad SAW. Dengan diiringi hujan yang sangat lebat, niat semua warga sekolah tetap bulat agar kegiatan ini dapat berjalan lancar. Sebagai ketua pelaksana Ibu Oyat Rohayati, S.Pd, dan penceramahnya adalah almukarom Ustd. Sahrudin, S.Ag dari Cimalaka.

Image

 

(Guru ki-ka :Suryan, Dani, Oyat, D.Wahyu, Maulana dan Sahrudin)

Adapun Susunan acaranya adalah Pembukaan, pembacaan ayat suci Alqur’an dan sari tilawahnya, pembacaan shalawat, sambutan – sambutan, Tausiyah dan Lomba-lomba. dengan mengambil tempat diselasar masjid, tepat pukul 9.30 acara dimulai yang dipandu oleh Risa dan Rinrin dari kelas 8. Acara berjalan lancar sampai tausiyah yang mengambil tema kisah perjalanan dilahirkannya nabi Muhammad SAW. Pada acara lomba-lomba, ada lomba hafidz, tahsin dan taphim Alqur’an dan hadits, jumlah siswa yang mengikuti ada 8 siswa. Semua peserta menunjukkan keseriusannya dalam menghapalkan surat-surat pendek dan hadits beserta terjemahannya juga dalam hal makhrojul huruf atau tajwidnya yang menjadi penilaian dewan juri. ada lomba nasyid, busana muslim, kaligrafi, adzan, dan yang paling ditunggu adalah lomba tumpeng.

Image

Siswa laki-laki mendengarkan tausiyah di depan ruang Lab. IPA

Panitia menyediakan hadiah bagi para juara, berupa Alquran, buku, sajadah dan sebagainya juga ada sertifikatnya loh, wah pokonya keren, kegiatan ini. Mudah-mudahan kita dapat meneladani akhlak rosul yaitu:sidiq, amanah, tabligh, pathanah. amiiiiiiiiiiiin. Wassalamualaikum wr wb.

Diklat Kurikulum 2013

v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}

Normal
0
false

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-ansi-language:IN;
mso-fareast-language:IN;}

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.       LatarBelakang

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 butir 19, menjelaskan kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Perkembangan kurikulum di Indonesia sejak jaman kemerdekaan sampai dengan akan diberlakukannya Kurikulum 2013 dapat digambarkan pada diagram dibawah ini.

 

 

Gambar1.1 Perkembangan Kurikulum di Indonesia

 

Dalam implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tahun 2006, masihdijumpai beberapa masalah sebagai berikut.

1.         Konten kurikulum masih terlalu padat yang ditunjukkan dengan banyaknya matapelajaran dan banyak materi yang keluasan dan tingkat kesukarannya melampaui tingkat perkembangan usia anak.

2.         Kurikulum belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional.

3.         Kompetensi belum menggambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan.

4.         Beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan) belum terakomodasi di dalam kurikulum.

5.         Kurikulum belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global.

6.         Standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru.

7.         Standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala.

8.         Dengan KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir.

Kurikulum 2006 (KTSP) dikembangkan menjadi Kurikulum 2013 dengan dilandasi pemikiran tantangan masa depan yaitu tantangan abad ke 21 yang ditandai dengan abad ilmu pengetahuan,knowlwdge-based society dan kompetensi masa depan. Agar pelaksanaan Kurikulum 2013 dapat berjalan dengan baik, perlu dilakukan pelatihan bagi para guru yang akan melaksanakan kurikulum tersebut pada tahun ajaran 2013/2014 yaitu guru SD kelas I dan IV, SMP kelas VII, dan SMA/SMK kelas X.

Agar kegiatan pelatihan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, perlu disusun “Pedoman PelatihanImplementasi Kurikulum 2013”untuk dijadikan sebagai acuan oleh fihak yang akanmelaksanakan pelatihantersebut.

 

B.        Dasar Hukum

Program pelatihan guru dalam Implementasi Kurikulum 2013 berbasis kompetensi yang dikembangkan dengan memperhatikan beberapa peraturan sebagai berikut.

1.         Undang-UndangRepublik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentangSistemPendidikanNasional.

2.         Undang-UndangRepublik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentangGuru danDosen.

3.         Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005tentang Standar Nasional Pendidikan.

4.         Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

5.         Peraturan Menteri Pendidikan dan KebudayaanRepublik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah.

6.         Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2013 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah.

7.         Peraturan Menteri Pendidikan dan KebudayaanRepublik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.

8.         Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2013 Tentang Standar Penilaian Pendidikan.

9.         Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik IndonesiaNomor 67 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah.

10.      Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik IndonesiaNomor 68 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.

11.      Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik IndonesiaNomor 69 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah.

12.      Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik IndonesiaNomor 70 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan.

13.      Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2013 Tentang Buku Teks Pelajaran Dan Buku Panduan Guru Untuk Pendidikan Dasar Dan Menengah.

 

C.        Tujuan

Buku pedomanini disusun untukdigunakan sebagai acuan bagi semua pihak yang akan melaksanakan kegiatan pelatihanImplementasi Kurikulum 2013 Bagi Guru.

 

D.       Sasaran

Pedoman ini disusun untuk digunakan oleh beberapa unit pelaksana pelatihan guruImplementasi Kurikulum 2013 sebagai berikut.

1.         Tim Pelaksana Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013Tingkat Pusat (pelatihan intruktur nasional dan guru inti).

2.         Tim Pelaksana Pelatihan GuruImplementasi Kurikulum 2013 Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota (pelatihan ke guru sasaran).

3.         Tim Pemantau Implementasi Kurikulum 2013.

4.         Tim Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 Bagi Guru.

 

E.        Ruang Lingkup

Pedoman ini memberikan informasi kepada semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan pelatihan guruImplementasi Kurikulum 2013 yang meliputi latar belakang, tujuan, sasaran, materi, strategi, jenis kegiatan dan rambu-rambu penyelenggaraan pelatihan serta proses penilaian.

Melintasi hutan demi sebuah cita-cita

Demi menggapai sebuah cita-cita menjadi orang yang sukses, Rini seorang siswa kelas 9 SMPN 1 Surian – Sumedang ini harus berjalan kaki sejauh 10 kilometer setiap hari dari rumahnya di Dusun Cimuncang, Desa Surian, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang ke sekolahnya. Dia harus berangkat lebih awal, karena harus berjalan kaki melewati hutan, lembah dan bukit. Namun perjalanannya itu dilakoninya dengan senang hati dan penuh semangat menimba ilmu di sekolah. Rini beserta teman-temannya berangkat sekitar pukul 06.00, mungkin teman yang lainnya baru bangun tidur. walaupun jalan kaki, mereka tidak pernah kesiangan tiba di sekolah dan yang paling mengagumkan guru-guru adalah prestasi akademik Rini yang diatas rata-rata, Dia menjadi juara umum ke-dua. Pada saat Ujian Sekolah 2010/2011 Rini mendapatkan nilai tertinggi dalam setiap mata pelajaran dan yang paling luarbiasa nilai IPA mendapatkan NGK 9,00. Luar biasa untuk sekolah yang ada di daerah terpencil seperti Surian. Sekarang Rini akan mencoba untuk mendapatkan beasiswa dari Sampoerna Foundation sebesar 150 juta untuk 3 tahun. semoga dengan semangat belajar disertai ikhtiar dan do’a, cita-citanya dapat tercapai.

Cara Mudah Nge-Blog di WordPress

Bagaimana Cara nge- Blog gratisan di WordPress.Com
Oleh suryanuloh.wordpress.com

Awalnya saya bingung, kemudian saya coba dan eureka berhasil. Melalui tutorial step by step cara membuat blog gratis di wordpress.com. Awalnya saya agak ogah-ogahan karena saya pikir sangat susah. Tapi karena keinginan yang besar untuk belajar menulis di web dan say orang baru di dunia internet, maka tutorial ini saya dedikasikan khusus buat mereka– para calon blogger potensial. Semoga kehadiran mereka semakin menambah semarak dunia blogosphere Indonesia. Tutorial di bawah ini merupakan serial panduan membuat blog di wordpress.com bagi yang pemula (sekali). Insyaallah akan diteruskan pada tulisan-tulisan selanjutnya. Untuk seri tutorial, silahkan mulai dari sini:
1. Buka http://www.wordpress.com
2. Klik Sign Up
3. Isi form
a. Username: -> isi nama blog sesuai dengan keinginan (paling sedikit empat huruf/angka)
b. Password: Isi password/kata sandi (sedikitnya enam huruf/angka)
c. Confirm: Ulangi password yang sama dengan di atas.
d. Email Address: Isi email Anda (apabila belum punya email, buat dulu di gmail.com atau yahoomail.com)
e. Legal flotsam: beri tanda tik di kotak yang tersedia sebagai tanda “setuju” dengan perjanjian.
f. Beri tanda tik pada menu “Gimme a blog” (biasanya sudah otomatis ada tanda tik di sini).
g. Klik “Next”
h. Blog Title -> Isi judul yang sesuai.
i. Language -> Pilih Bahasa Indonesia.
j. Privacy -> Kasih tanda tik (biasanya sudah ada otomatis).

4. Klik Sign Up. Buka Email dari wordpress.com dan klik link di email tsb untuk verifikasi.
5. Akan muncul pesan sebagai berikut:

Your account is now active!
You are now logged in as (username Anda).
An email with your username, password, Akismet API key and important links has been sent to your email address.
Write a post, change your template or visit the homepage.

5. Itu berarti Anda sudah berhasil membuat blog. Silahkan login ke blog Anda. Berikut alamat penting untuk Anda:
a. Untuk login, buka: http://namabloganda.wordpress.com/wp-login.php
b. Isi username (=nama blog) dan password.
c. Klik “Write” atau “Tulis” untuk mulai membuat posting.
d. Klik “Publish” atau “Tampilkan”

6. Selesai (kalau mau udahan, jangan lupa klik “Log Out”).